Triwisaksana: Bereskan dulu TransJakarta, Baru TOL


Bang Sani Triwisaksana saat Kunker ke Dinas PU

Bang Sani Triwisaksana saat Kunker ke Dinas PU

Triwisaksana: Bereskan dulu TransJakarta, Baru TOL

Jakarta – DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membenahi hingga tuntas moda transportasi jalur khusus bis (busway)TransJakarta sebelum memutuskan untuk membangun 6 ruas tol dalam kota. Dewan menyoroti menurunnya jumlah penumpang tahun 2012 dibanding tahun 2011 sebesar 3% yang disinyalir disebabkan menurunnya kualitas pelayanan bis TransJakarta. Hal tersebut dikemukakan Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta Triwisakana saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta di Jakarta Timur, Rabu (16/1/2013).

Rombongan Balegda DPRD DKI meninjau BLU TransJakarta dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Transportasi. Menurut Triwisaksana, permasalahan yang melilit BLU TransJakarta masih banyak yang belum terselesaikan dan menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi pemerintah provinsi. “Ada banyak catatan, ada soal jumlah angkutan yang kurang, sterilisasi jalur, penyediaan BBG, juga Standar Pelayanan Minimum yang belum terpenuhi,” ujar pria yang akrab disapa Sani ini.

Triwisaksana menilai dalam usianya yang ke-9, moda angkutan busway sempat memberikan harapan kepada warga DKI akan hadirnya angkutan umum yang aman, nyaman dan dapat diandalkan di tengah kemacetan Jakarta. Namun seiring waktu, banyak bis TransJakarta yang rusak, jalur bis yang selalu sulit dari steril kendaraan pribadi serta kurangnya jumlah yang membuat jam kedatangan tidak dapat diandalkan, telah membuat sebagian warga kembali naik angkutan pribadi baik roda dua maupun roda empat. “Dewan sejak dulu meminta Pemprov fokus dalam memperbaiki fasilitas angkutan umum karena ini harapan besar untuk menghindari Jakarta dari kiamat kemacetan,” ujar Sani yang juga Wakil Ketua DPRD DKI ini.

Rombongan Balegda DPRD DKI Jakarta diterima oleh pimpinan BLU diantaranya Kepala BLU TransJakarta, Akbar Muhammad dan Anton R. Parera. Menurut Triwisaksana, keterangan tentang kendala dan tantangan BLU TransJakarta yang akan segera menjadi BUMD ini, menjadi masukan berharga bagi penyusunan Raperda Transportasi. “Tak mudah menyusun raperda tentang masalah yang kondisinya sedang akut-akutnya di Jakarta ini, itu sebabnya kami perlu hati-hati dan mengumpulkan masukan dari berbagai pihak,” pungkas Sani. [ror]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: